Berkenalan dan berdekatan dgn seseorang sama jenis memang tak selalu rukun , tak selalu damai dan ada saja masalah nya ...
Tentunya kalian tahu apa yg aku maksud, seseorang sama jenis itu artinya laki dgn laki atau perempuan dgn perempuan, ya sebut saja sebagai menjalin pertemanan atau persahabatan ...
Dalam hubungan tersebut disaat masalah datang, disitulah hubungan ini di uji, di uji apakah kita dan dirinya sanggup melewati dan kembali bersatu atau bahkan sanggup melewati dgn cara berpisah ... entah ...
Itu semua hanya kita yg bisa kendalikan, mulai dr rasa emosi, amarah, kesal, dll sampai akhirnya titik puncak pertengkaran selesai dan seperti hubungan lawan jenis, akan ada 1 org yg mengambil keputusan entah bertahan atau pergi dan relakan ... sementara 1 org lg hanya bisa menerima dan ikhlas bahwa ini semua memang harus diterima dgn lapang dada ...
Terlepas dr itu semua ,, kita harus tetap saling mendo'akan agar kita dan dirinya tdk mengulangi kesalahan yg sama dgn teman atau sahabat yg lain ....
2 Insan Menyatu Karena-Nya
Senin, 16 Oktober 2017
Teman dan sahabat
Jumat, 06 Oktober 2017
Allah menciptakan segala sesuatu dgn berpasang-pasangan
Allah menciptakan segala sesuatu dengan hidup berpasang-pasangan .
Begitupun manusia, tidak lain tidak bukan agar manusia tidak merasa sepi & sendiri .
Akan tetapi masih banyak manusia yang lebih mementingkan kesendirian .
Dan berpendapat bahwa ia mampu melakukan semuanya sendiri .
Pendapat itu tentu salah, karena manusia dilahirkan sebagai makhluk sosial .
Yang apabila melakukan sesuatu harus dibantu dengan manusia lainnya .
Tentu saja hal ini sudah menjadi hal yang lumrah bagi manusia untuk berperilaku sosial .
Dan menjadi hal yang lumrah juga apabila manusia saling memberikan dukungan kepada manusia lainnya .
Membahas mengenai manusia sebagai makhluk sosial & diciptakan berpasang-pasangan, tidaklah menjadi hal yang mudah bagi-Nya untuk mempertemukan dan mempersatukan 2 insan tersebut.
2 insan dipertemukan dengan rencana Allah dan atas izin Allah, bukan tidak memungkinkan kita sebagai manusia hanya menunggu hasil dari-Nya, melainkan kita juga harus mempunyai rencana dan berusaha agar apa yang kita rencanakan itu sesuai dengan apa yang direncanakan Allah. Berhasil atau tidaknya janganlah berfikir bahwa Allah tidak adil dan merasa kecewa berlebihan, sebab yang terpenting kita sebagai manusia sudah berusaha, berikhtiar dan berdo'a dan selebihnya Dia-lah yang mengatur bagaimana baiknya untuk umat-Nya.
Setelah berusaha, berikhtiar dan berdo'a, tak lupa tentunya kita sebagai manusia muslim & muslimah tak lepas dari yang namanya ibadah kpd Allah SWT. Karena ibadah kpd Allah merupakan pintu kebahagiaan dan pintu menuju surga.
Setelah itu mengenai jodoh, jodoh ialah dimana sepasang laki-laki & perempuan dipertemukan dan dipersatukan dengan melaksanakan ijab & kabul dimana dalam hal ini keduanya akan sah dimata agama islam & Allah SWT.
Namun sebelum melakukan hal tersebut ada baiknya sepasang laki-laki & perempuan memantapkan hati & diri, dalam arti memantaskan atau menjadikan dirinya menjadi lebih baik terlebih dahulu agar kelak mendapatkan pasangan yang baik dimata Allah dan diniatkan bersatu hanya karena Allah.
Mengapa demikian? karena seperti disebutkan oleh pepatah, yang mengatakan "Jodoh adalah Cerminan Diri" , dalam arti cerminan diri ini adalah dimana jika kita memiliki akhlak yg baik, maka pasangan kita juga merupakan seorang muslim/muslimah yang berakhlak baik. Kurang lebih seperti itu. Dan satu lagi, jangan lupa diniatkan karena Allah bukan karena hal lain, melainkan karena hubungan yang lebih indah adalah menjalani hubungan hanya karena Allah, hanya untuk Allah dan sangat bangga rasanya apabila memperoleh kebahagiaan yang diberikan oleh Allah SWT.
Langganan:
Komentar (Atom)